Senin, 16 November 2009

Tugas 4

1. Karena ketiganya merupakantindak lanjut dalam rangka pelaksanaan suatu bidang pekerjaan tertentu

2. Tata kerja merupakan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar atau bias mencapai tujuan tingkat efisien yang maksimal.

Prosedur kerja merupakan tahapan dalam tata kerja yang harus dilalui suatu pekerjaan.

System kerja merupakan susunan antara tata kerja dengan prosedur yang menjadi satu sehingga membentuk suatu pola tertentu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
Ketiganya penting,karena tidak dapat dipisah-pisahkan.

3. Prinsip-prinsip :

• Tata kerja,prosedur dan system harus disusun dengan memperhatikan segi-segi tujuan, fasilitas, peralatan, material, biaya, dan waktu yang tersedia serta segi luas, macam dan sifat dari tugas atau pekerjaan

• Untuk mempersiapkan hal-hal itu dengan setepat-tepatnya maka haruslah terlebih dahulu dipersiapkan adanya penejalasan tantang tujuan pokok organisasi, skema, klasifikasi jabatan, analisa jabatan, unsur kegiatan organisasi, dan semacamnya

• Pilih salah satu pokok bidang tugas yang akan dibuat bagan prosedurnya

• Selanjutnya harus dibuat dan djelaskan daftar dari tiap-tiap detail pekerjaan yang harus dilakukan berikut lamanya waktu yang diperlukan untuk melaksanakan bidang tugas yang dimaksud

• Dan tiap-tiap tahap itu harus betul-betul merupakan suatu kerja yang nyata dan perlu untuk melaksanakan dan penyelesaian seluruh tugas atau pekerjaan yang dimaksud

• Ditetapkan pula skill atau kecakapan dan keterampilan tenaga kerja yang diperlukan untuk penyelesaian bidang tugas termaksud

• Tata kerja, prosedur dan system harus disusun sedemikian rupa sehingga memiliki stabilitas dan fleksibilitas.

• Perlu diperhatikan bahwa penyusunan system, prosedur dan tata kerja harus selalu disesuaikan dengan kemajuan zaman dan teknologi, jadi harus dijaga updatenessnya

• Untuk penggambaran tentang penerapan suatu prosedur tertentu sebaiknya dipergunakan tanda-tanda atau symbol dan skema atau bagan prosedur dengan setepat-tepatnya

• Dan akhirnya untuk menjamin penerapan tata kerja, prosedur dan system yang setepat-tepatnya, maka adanya buku-buku pedoman tentang hal-hal itu mutlak perlu dipersiapkan, untuk itu maka adanya staff khusus sebagai O & M specialist adalah mutlak diperlukan

5. karena bahwa sitem, tata kerja dan proseedur kerja itu harus mengandung unsure tetap sehingga menjamin kelancaran dan kemantapan kerja serta bhawa dalam pelaksanaanya tidak kaku tetapi harus luwes yaitu masih memungkinkan diadakannya saling pergantian tugas, misalnya salah seorang tidak masuk atau kebetulan salah satu mesin macet, maka pekerjaan harus tetap dapat terlaksana dan diselesaikan

6. bahwa penyusunan system, prosedur, dan tata kerja harus selalu disesuaikan dengan kemajuan zaman dan teknologi

Tugas 3

1. Karena hal tersebut yang mendasari manusia untuk hidup dalam berbagai organisasi

4. –perencanaan
- pengorganisasian
- pemberian perintah
- pengkoordinasian
- pengawasan

5. Manejemen ilmiah : penerapan metode ilmiah pada study, analisa dan pemecahan masalah organisasi.

6. Karena pada karya taylor terdapat 4 kaidah dasar manejemen yang sangat berguna pada bidang teknik industri dan manejemen personalia

7. Kondisi pokok :
• Kekuasaan
• Saling melayani
• Doktrin (rumusan tujuan organisasi)
• Disiplin (perilaku yang ditentukan oleh perintah

8. Karena teori ini menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai indivdu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya.

11. Bahwa teori organisai modern melihat semua unsure organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan, yang merupakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil

19. sumber atau basis kekuasaan :
• Kekuasaan balas jasa (reward power)
• Kekuasaan paksaan (coercive power)
• Kekuasaan sah (legitimate power)
• Kekuasaan ahli (expert power)
• Kekuasaan panutan (referent power)

23. organisasi informal timbul karena adanya kebutuhan-kebutuhan penting yang bersifat manusiawi yang harus dipenuhi dan ternyata tidak dapat dipenuhi oleh organisasi formal

Tugas 2

1. Efisiensi adalah perbandingan terbaik atau rasionalitas antara hasi yang diperoleh dengan kegiatan yang dilakukan serta sumber dan waktu yang digunakan.

2. Cara meningkatkan efisiensi kerja :

o Pelaksanaan fungsi manajemen secara tepat

o Pemanfaatan sumber-sumber daya ekonomi yang tepat

o Pelaksanaan fungsi-fungsi organisasi sebagai alat pencapaian tujuan yang setepat-tepatnya

o Pengarahan dan dinamika organisasi dilakukan untuk pengembangan dan kemajuan yang berkesinambungan

3. Ruang lingkup organisasi dan metode adalah menyangkut bidang-bidang khusus dari organisasi dan manajemen yang detail dan luas scopenya

4. Karena wewenang yang dijalankan jika tidak seimbang dengan tanggung jawab dapat dikatakan tidak memenuhi syarat yang ada, karena semakin tinggi wewenang yang dapat dijalankan maka akan semakin tinggi tanggung jawab yang harus dipikul.

Tugas 1

1.Istilah organisasi sebagai wadah adalah Sekelompok manusia untuk saling bekerjasama
Istilah organisasi sebagai proses adalah Pengelompokan manusia dalam suatu kerjasama yang efisien.

2.Pimpinan adalah seorang yang memimpin suatu badan atau organisasi.

Kamis, 22 Oktober 2009

Program Sederhana Q Basic

PROGRAM 1

INPUT

CLS
DIM NAMA$(100), ALAMAT$(100), TELEPON$(100)
INPUT “Masukkan Jumlah Data :”; D
FOR A = 1 TO D
INPUT “Masukkan Nama :”; NAMA$(A)
INPUT “Masukkan Alamat :”; ALAMAT$(100)
INPUT “Masukkan Telepon :”; TELEPON$(100)
NEXT A
PRINT “---------------------------------------“
PRINT “No Nama Alamat Telepon”
PRINT “---------------------------------------“
FOR A = 1 TO D
PRINT A, NAMA$(A), ALAMAT$(A), TELEPON$(A)
NEXT A
END



OUTPUT

Masukkan Jumlah Data :? 2
Masukkan Nama :? Reza
Masukkan Alamat :? JL Flamboyan
Masukkan Telepon :? 02199887766
Masukkan Nama :? Ardika
Masukkan Alamat :? JL Melati
Masukkan Telepon :? 02133445566
----------------------------------------
No Nama Alamat Telepon
----------------------------------------
1 Reza JL Flamboyan 02199887766
2 Ardika JL Melati 02133445566






Press any key to continue



PROGRAM 2

INPUT

CLS
OPEN "SISWA DATA" FOR APPEND AS #1
X = 1
DO
PRINT "Data Siswa Ke-"; X
INPUT "No Induk :"; NOINDUK$
IF NOINDUK$ <> "" THEN
INPUT "Nama :"; NAMA$
INPUT "Teori :"; TEORI
INPUT "Praktek :"; PRAKTEK
WRITE #1, NOINDUK$, NAMA$, TEORI, PRAKTEK
X = X + 1
LOOP UNTIL NOINDUK$ = ""
CLOSE #1
END


OUTPUT


Data Siswa Ke-1
No Induk :? 11108632
Nama :? Reza Sansa Hardika
Teori :? 70
Praktek :? 75
Data Siswa Ke-2
No Induk :?



Proses ini akan terus berulang-ulang, jika ingin mengakhiri maka tekan ENTER beberapa kali.




PROGRAM 3

INPUT


CLS
A:
2.10 PRINT "<>"
3.10 PRINT "1. MENGHITUNG LUAS SEGITIGA"
4.10 PRINT "2. MENGHITUNG ISI KUBUS"
5.10 PRINT "3. MENGHITUNG ISI SILINDER"
6.10 PRINT "4. EXIT"
PRINT
7.10 : INPUT "Pilihan :"; PIL
IF PIL = 1 THEN
CLS
PRINT "Mencari Luas Segitiga"
INPUT "Masukkan Alas :"; A
INPUT "Masukkan Tinggi :"; T
PRINT "Luas Segitiga :"; (.5 * A * T)
GOTO A:
ELSEIF PIL = 2 THEN
CLS
PRINT "Mencari Isi Kubus"
INPUT "Masukkan Sisi Kubus :"; S
PRINT "Isi Kubus Adalah :"; (S ^ 3)
GOTO A:
ELSEIF PIL = 3 THEN
CLS
PRINT "Mencari Isi Silinder"
INPUT "Masukkan Jari-Jari :"; R
INPUT "Masukkan Tinggi :"; Q
PRINT "Isi Silinder :"; (3.14 * (R ^ 2) * Q)
GOTO A:
ELSEIF PIL = 4 THEN
END
ELSE
CLS
COLOR 5
10.10 PRINT "Pilihan 1 s/d 4"
END IF
END


OUTPUT PROGRAM 3

<>
1. MENGHITUNG LUAS SEGITIGA
2. MENGHITUNG ISI KUBUS
3. MENGHITUNG ISI SILINDER
4. EXIT

Pilihan :? 1

(setelah di ENTER)

Mencari Luas Segitiga
Masukkan Alas :? 12
Masukkan Tinggi :? 14
Luas Segitiga : 84
<>
1. MENGHITUNG LUAS SEGITIGA
2. MENGHITUNG ISI KUBUS
3. MENGHITUNG ISI SILINDER
4. EXIT

Pilihan :? 2

(setelah di ENTER)

Mencari Isi Kubus
Masukkan Sisi Kubus :? 12
Isi Kubus Adalah : 1728
<>
1. MENGHITUNG LUAS SEGITIGA
2. MENGHITUNG ISI KUBUS
3. MENGHITUNG ISI SILINDER
4. EXIT

Pilihan :? 3

(setelah di ENTER)

Mencari Isi Silinder
Masukkan Jari-Jari :? 12
Masukkan Tinggi :? 10
Isi Silinder : 4521.6
<>
1. MENGHITUNG LUAS SEGITIGA
2. MENGHITUNG ISI KUBUS
3. MENGHITUNG ISI SILINDER
4. EXIT

Pilihan :? 4

(setelah di ENTER)

Maka akan keluar tulisan “Press any key to continue”

# Jika pilihan yang dimasukkan adalah angka selain 1,2,,3, dan 4 maka akan muncul :

Pilihan 1 s/d 4



LOGIKA PROGRAM 3


CLS
=>Merupakan perinteh untuk membersihkan layar output yang telah dipakai sebelumnya

A:
=>Merupakan suatu tempat penyimpanan data selanjutnya

2.10 PRINT "<>"
=>Merupakan perintah untuk mencetak “<>” pada lokasi 2.10

3.10 PRINT "1. MENGHITUNG LUAS SEGITIGA"
=> Merupakan perintah untuk mencetak “1. MENGHITUNG LUAS SEGITIGA” pada lokasi 3.10

4.10 PRINT "2. MENGHITUNG ISI KUBUS"
=> Merupakan perintah untuk mencetak “2. MENGHITUNG ISI KUBUS” pada lokasi 4.10

5.10 PRINT "3. MENGHITUNG ISI SILINDER"
=> Merupakan perintah untuk mencetak “3. MENGHITUNG ISI SILINDER” pada lokasi 5.10

6.10 PRINT "4. EXIT"
=> Merupakan perintah untuk mencetak “4. EXIT” pada lokasi 6.10

PRINT
=>Merupakan perintah untuk mencetak kosong untuk memberi jarak 1 kolom pada output nanti.

7.10 : INPUT "Pilihan :"; PIL
=>Berarti Pada lokasi 7.10 diperintahkan untuk memasukkan data berupa pilihan yang dimasukkan ke dalam variable PIL.

IF PIL = 1 THEN
CLS
=>Berarti jika pilihan yang diambil adalah 1 maka selanjutnya layar akan dibersihkan.

PRINT "Mencari Luas Segitiga"
=>Merupakan perintah untuk mencetak "Mencari Luas Segitiga”

INPUT "Masukkan Alas :"; A
=>berarti data yang dimasukkan adalah “Masukkan Alas:” yang merupakan tipe data numerik yang dimasukkan ke dalam variabel A


INPUT "Masukkan Tinggi :"; T
=> berarti data yang dimasukkan adalah “Masukkan Tinggi :” yang merupakan tipe data numerik yang dimasukkan ke dalam variabel T

PRINT "Luas Segitiga :"; (.5 * A * T)
=>merupakan perintah untuk mencetak “Luas Segitiga” sekaligus mencari luas segitiga dari nilai yang telah dimasukkan.

GOTO A:
=>merupakan perintah untuk kembali ke A:

ELSEIF PIL = 2 THEN
CLS
=>jika pilihan yang dimasukkan adalah 2, maka layar akan dibersihkan.

PRINT "Mencari Isi Kubus"
=>merupakan perintah untuk mencetak kalimat "Mencari Isi Kubus"

INPUT "Masukkan Sisi Kubus :"; S
=> berarti data yang dimasukkan adalah “Masukkan Sisi Kubus :” yang merupakan tipe data numerik yang dimasukkan ke dalam variabel S

PRINT "Isi Kubus Adalah :"; (S ^ 3)
=> merupakan perintah untuk mencetak kalimat “Isi Kubus Adalah :” sekaligus menghitung dengan menggunakan data yang telah dimasukkan.

GOTO A:
=>merupakan perintah untuk kembali ke A:

ELSEIF PIL = 3 THEN
CLS
=>jika pilihan lain yang dimasukkan adalah 3, maka layar akan dibersihkan.

PRINT "Mencari Isi Silinder"
=> merupakan perintah untuk mencetak kalimat "Mencari Isi Silinder"

INPUT "Masukkan Jari-Jari :"; R
=> berarti data yang dimasukkan adalah “Masukkan Jari-Jari:” yang merupakan tipe data numerik yang dimasukkan ke dalam variabel R

INPUT "Masukkan Tinggi :"; Q
=> berarti data yang dimasukkan adalah “Masukkan Tinggi:” yang merupakan tipe data numerik yang dimasukkan ke dalam variabel Q


PRINT "Isi Silinder :"; (3.14 * (R ^ 2) * Q)
=>merupakan perintah untuk mencetak kalimat “Isi Silinder :” sekaligus menghitung dengn menggunakan data yang telah dimasukkan.

GOTO A:
=>merupakan perintah untuk kembali ke A:

ELSEIF PIL = 4 THEN
END
=>jika pilihan yng diambil adalah 4 maka program akan berakhir.

ELSE
CLS
COLOR 5
10.10 PRINT "Pilihan 1 s/d 4"
=>pilihan lain maka layar akan dibersihkan dan akan tertulis “Pilihan 1 s/d 4 dengan warna font adalah ungu.

END IF
=>mengakhiri fungsi IF

END
=>mengakhiri program